Mesin pencetak Printronix P7000
Cartridge Series telah diluncurkan di Indonesia oleh Astragraphia melalui
divisi Printer Channel Business (PCB). Printer dengan teknologi line matrix ini
diklaim memiliki cartridge dengan usia yang panjang, hingga 90 juta karakter.
Jika Printronix generasi
sebelumnya menggunakan pita spool, maka P7000 Cartridge Series ini memiliki
wadah pita berupa cartridge dengan daya tahan lebih lama. Harga cartridge-nya
sendiri dibanderol sekitar Rp 300 ribu.
"Dibandingkan dengan
generasi sebelumnya, penghematan biaya yang ditanggung perusahaan bisa mencapai
20% per halaman," ujar K. Teguh Santoso, Chief Executive PCB Astragraphia,
saat meluncurkan Printronix P7000 Cartridge Series di Jakarta, Kamis
(1/3/2012).
Printronix P7000 Cartridge Series
dijual dalam 2 versi. Yang versi open pedestal, tempat penyimpanan kertasnya
tidak ditutup. Sedangkan versi kabinet, tempat penyimpanan kertasnya ditutup
oleh body tambahan.
Country Manager Printronix
Indonesia, Johan Leman mengatakan, Printronix P7000 Cartridge Series tersedia
dalam beberapa pilihan kecepatan cetak. "Kecepatan cetak line per
menit-nya ada yang 500, 1000, 1500 dan 2000," kata Johan, seraya
mengatakan kertas yang digunakan adalah kertas continous.
Baik versi open pedestal dan
kabinet, tersedia dalam seri P7005 untuk kecepatan cetak 500 line per menit
(lpm), P7010 untuk kecepatan 1000 lpm, P7015 untuk 1500 lpm dan P7020 dengan
kecepatan 2000 lpm.
Harga yang ditawarkan untuk
Printronix 7000 Cartridge Series mulai dari 3.000 hingga 7.000 dolar AS.
Sumber: tekno.kompas.com

No comments:
Post a Comment